"Gw bisa ini, gw bisa itu". Kalo boleh milih semua orang pasti pengen bisa mengeluarkan kata-kata tersebut. Emang sih ada atau bahkan banyak orang yang terlahir dengan kecerdasan ganda. Bisa ini bisa itu. Dia cerdas secara musical, cerdas dalam matematik, cerdas secara verbal, cerdas dalam motorik, dan cerdas dalam hal-hal lain bahkan hubungan sama orang lain juga bagus banget, kecerdasan intra personal udah teruji dengan baik. Intinya Dia memiliki kecerdasan dengan beberapa tipe, multiple inteligence. Dan yang pasti semua orang bakal bilang.."waw..dia multi talented banget...."
Tapi, apa hal ini membuat dia menjadi orang yang sangat beruntung?
Dalam beberapa hal ia beruntung, tapi dalam beberapa hal lainnya ia tidak beruntung dengan kecerdasan ganda yang dimilikinya. Berdasarkan pengalaman, orang -orang yang memiliki kecerdasan ganda akan memiliki kesuksesan secara akademik. Di masa sekolah sampai perguruan tinggi mereka terlihat sangat bersinar. Berbeda dengan orang-orang yang hanya memiliki satu kecerdasan saja. Ia akan unggul hanya di satu atau dua mata pelajaran saja, tetapi di mata pelajaran lain ia mengalami kesulitan. Selain itu orang-orang dengan kecerdasan ganda akan terlihat sangat pintar dan berbakat dalam segala hal. Orang akan menilai ia sebagai orang yang berbakat dan layak dipekerjakan dalam suatu bidang pekerjaan. Dimanapun ia berada, ia bisa dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannnya, sehingga orang tidak ragu untuk mengajaknya bekerja sama.
Namun, dibaik keberuntungan tersebut, ada beberapa hal yang membuat orang-orang dengan kecerdasan ganda ini bisa merasa depresi terhadap dirinya. Ada kalanya ia merasa bisa melakukan segala hal tapi ia merasa tidak puas dengan yang telah ia lakukan. Bosan melakukan ini, bosan melakukan itu, pergi dari suatu tempat, mencari tempat lain. kenapa bisa seperti itu? Hal itu terjadi karena banyak hal yang bisa ia lakukan sehingga pada saat ia mengalami suatu masalah dengan hal yang sedang digarapnya saat itu, ia akan berpikir "Ah, gw masih bisa cari kerjaan yang lain". Biasanya orang seperti itu akan mencari pekerjaan dengan bidang yang berbeda dari pekerjaan yang saat itu menurutnya "bermasalah". Nah...suatu saat akan ditemukan suatu titik kejenuhan dari perjalanannya. Bimbang, sudah pasti terjadi. Atau bahkan yang lebih parah sampai ia merasa "kayaknya gak ada deh yang bisa gw lakuin". Pada saat itu ada kemungkinan ia akan berfikir bahwa "ia tidak mempunyai kelebihan atau bakat apapun" padahal dia mempunyai bakat yang sangat banyak di berbagai bidang sekalipun.
Jadi...masalah musibah atau anugrah memiliki banyak bakat tergantung bagaimana kita menyikapi dan memanfaatkan bakat dan kecerdasan yang dianugerahi tuhan kepada kita. Bersyukur dengan apa yang kita dapatkan dari tuhan pada hari ini. Dan yang perlu diketahui, bakat pengaruhnya gak sebesar minat dalam hidup kita. Kalo kita punya minat untuk mengasah dan menggali bakat kita, pasti suatu saat kita bisa memiliki banyak bakat dan kecerdasan. Tapi....kembali lagi kita harus bisa memanfaatkan bakat itu sebaik mungkin agar kelebihan yang diberikan tuhan kepada kita itu bisa menjadi anugerah terindah untuk kita dan bukan menjadi musibah dalam hidup kita.....
Tapi, apa hal ini membuat dia menjadi orang yang sangat beruntung?
Dalam beberapa hal ia beruntung, tapi dalam beberapa hal lainnya ia tidak beruntung dengan kecerdasan ganda yang dimilikinya. Berdasarkan pengalaman, orang -orang yang memiliki kecerdasan ganda akan memiliki kesuksesan secara akademik. Di masa sekolah sampai perguruan tinggi mereka terlihat sangat bersinar. Berbeda dengan orang-orang yang hanya memiliki satu kecerdasan saja. Ia akan unggul hanya di satu atau dua mata pelajaran saja, tetapi di mata pelajaran lain ia mengalami kesulitan. Selain itu orang-orang dengan kecerdasan ganda akan terlihat sangat pintar dan berbakat dalam segala hal. Orang akan menilai ia sebagai orang yang berbakat dan layak dipekerjakan dalam suatu bidang pekerjaan. Dimanapun ia berada, ia bisa dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannnya, sehingga orang tidak ragu untuk mengajaknya bekerja sama.
Namun, dibaik keberuntungan tersebut, ada beberapa hal yang membuat orang-orang dengan kecerdasan ganda ini bisa merasa depresi terhadap dirinya. Ada kalanya ia merasa bisa melakukan segala hal tapi ia merasa tidak puas dengan yang telah ia lakukan. Bosan melakukan ini, bosan melakukan itu, pergi dari suatu tempat, mencari tempat lain. kenapa bisa seperti itu? Hal itu terjadi karena banyak hal yang bisa ia lakukan sehingga pada saat ia mengalami suatu masalah dengan hal yang sedang digarapnya saat itu, ia akan berpikir "Ah, gw masih bisa cari kerjaan yang lain". Biasanya orang seperti itu akan mencari pekerjaan dengan bidang yang berbeda dari pekerjaan yang saat itu menurutnya "bermasalah". Nah...suatu saat akan ditemukan suatu titik kejenuhan dari perjalanannya. Bimbang, sudah pasti terjadi. Atau bahkan yang lebih parah sampai ia merasa "kayaknya gak ada deh yang bisa gw lakuin". Pada saat itu ada kemungkinan ia akan berfikir bahwa "ia tidak mempunyai kelebihan atau bakat apapun" padahal dia mempunyai bakat yang sangat banyak di berbagai bidang sekalipun.
Jadi...masalah musibah atau anugrah memiliki banyak bakat tergantung bagaimana kita menyikapi dan memanfaatkan bakat dan kecerdasan yang dianugerahi tuhan kepada kita. Bersyukur dengan apa yang kita dapatkan dari tuhan pada hari ini. Dan yang perlu diketahui, bakat pengaruhnya gak sebesar minat dalam hidup kita. Kalo kita punya minat untuk mengasah dan menggali bakat kita, pasti suatu saat kita bisa memiliki banyak bakat dan kecerdasan. Tapi....kembali lagi kita harus bisa memanfaatkan bakat itu sebaik mungkin agar kelebihan yang diberikan tuhan kepada kita itu bisa menjadi anugerah terindah untuk kita dan bukan menjadi musibah dalam hidup kita.....
